Acara Positif Workshop untuk Anak Di Yogyatorium


Yogyatorium Dagadu Jogja yang terletak di Gedong Kuning, memberikan wadah untuk anak-anak, supaya sejanak menjauhkan mereka dari layar Smartphone melalui acara Circustorium Workshop seni Anak-anak Bareng Yogyatorium.
Seni kerajinan tangan atau sekarang ini lebih terkenal dengan istilah DIY (Do It Yourself) sangat baik untuk mendorong kreatifitas anak. Dalam kegiatan sederhana seperti menggambar dan mewarnai saja, terdapat berbagai manfaat positif yang mampu mempengaruhi tumbuh kembang anak. Tidak jarang orang dewasa juga membutuhkan pengalaman untuk merangkai, menjahit atau membuat karya kerajinan untuk santai sejenak dan rileks dari aktifitas sehari-hari. Tentunya semakin banyak pengalaman berkarya seni yang dilakukan seseorang maka semakin meningkat pula kemampuan dan daya kreatifitasnya sehingga akan menjadi semakin ahli.

Manfaat melakukan kerajianan tangan bagi anak-anak selain memantik kreatifitas adalah dapat memicu kepercayaan diri-dan kebebasan berkreasi serta mengembangkan syaraf motorik anak. Mereka bisa merasakan tangan mereka bersentuhan langsung dengan benda-benda seperti kertas, kuas lem dan hiasan glitter. Mereka menggunting, mengelem dan menempel. Kegiatan kreativitas anak ini diselenggarakan di Yogyatorium dalam sebuah acara yang bernama Circustorium Workshop seni Anak-anak Bareng Yogyatorium. Apabila biasanya anak-anak lebih akrab dengan berbagai game di smaprtphone mereka, disini anak-anak sejanak “dialihkan” perhatian mereka dari layar smartphone dan beralih ke mainan manual . DIY juga mengajarkan bahwa untuk mendapatkan sesuatu, membuatuhkan pengorbanan, yakni pengorbanan waktu, pengorbanan untuk berfikir menggunakan otak kreatif dan rela berkorban untuk bersusah-susah dahulu baru setelah jadi, mereka bisa menikmati dan memainkan benda atau mainan yang mereka buat.
Ini membuat anak-anak tergerak untuk tidak hidup dan berfikir secara instan.

Workshop membuat topeng bersama Yogyatorium ini tidak membutuhkan kertas warna-warni yang masih bagus dan baru. Tetapi justru menggunakan kertas koran bekas, bungkus makanan,dan kardus books makan. Jika ingin mewarnai kertas-kertas koran yang abu-abu tersebut, bisa dengan bantuan crayon atau spidol, lagi-lagi anak-anak dituntut untuk berfikir kreatif dengan cara yang asik untuk memikirkan warna-warna dan gambar yang ingin dituangkan di topeng mereka. Acara kreatif ini dipandu oleh Kak Angga Yuniar dari Mimpinglukis Art Studio, dan dua orang kakak kakak dari Dagadu jogja. Acara ini berlangsung satu hari selama kurang lebih 3 jam, memang sulit dipercaya peserta workshop bisa meluangkan tenaga mereka selama 3 jam. Tetapi bukankah itu adalah sebuah pengalaman yang positif dibandingkan merelakan anak-anak kita memandangi layar smartphone dan berlama-lama bermain game online atau terlibat dalam eksistensi media sosial yang sangat maya?

Kegiatan Circustorium Workshop seni Anak-anak Bareng Yogyatorium masih berlangsung dua hari kedepan dengan rangkaian acara yang berbeda. Tanggal 7 Juli atau hari selasa, akan ada Workshop lagi berupa Hybridtoys atau merangkai mainan baru dari mainan-mainan lama yang akan dipandu oleh thedeoMIXBLOOD. Tanggal 8 hari berikutnya akan ada acara Tindes Art (Red. Bahasa Jawa menekan) oleh KOSKOW & Studio Desain ISI Yk.



1. Anak-anak begitu bersemangat mengikuti workshop topeng hand made



 2. Untuk urusan cutting dengan benda tajam, tetap didampingi orang tua atau orang dewasa.

3. Show off


4. Happy bisa berbagi kebersamaan dan membuat karya tangan bersama-sama


0 komentar:

Posting Komentar

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author