Workshop Watercolor Flowers Vintage Illustration

Pernah lihat kan  illustrasi bunga-bunga dengan kesan vintage di Instagram maupun di Undangan pernikahan kartu ucapan dan lain-lain. Nah semacam lagi trend dengan illustrasi bunga-bunga Vintage, Mimpinglukis akhirnya merespon permintaan dari teman-teman yang ingin belajar membuat illustrasi bunga tersebut menggunakan Cat Air. Oleh karena itu  beberapa minggu yang lalu kita mngadakan Workshop di Tirana House Yogyakarta untuk belajar Bersama membuat Illustrasi Bunga-bunga dan sayuran.


Belajar lingkaran warna terlebih dahulu.Itu lho yang ada warna primer ang terdiri dari warna : merah, kuning, dan biru.  Lingkaran yang paling dalam atau inti berisi garis wara dasar atau primer, berupa merah, putih dan biru, kemudian lingkaran kedua dari dalam ditambahkan warna dari percampuran biru dan merah yang menghasilkan warna ungu, Merah dan kuning yang menghasilkan warna orange,  biru dan kuning ang menghasilkan warna hijau. begitu seterusnya. ingat perhitungan matematika ang KPK dan FPB itu? nahhh seperti itulah kira-kira cara menurunkan warna primer menjadi berbagai macam warna. atau bisa dikatakan mode kulit bawang merah. Kulit yang terluar semakin besar.





    Kalau yang diatas ini sudah masuk teknis dalam menggambar watercolor: hoahhhh banyak sekali, mimpinglukis akan menjelaskan secara singkatnya saja ya, supaya mudah diingat.. haahaha
Wet on wet : Teknik ini menggambar di kertas yang masih basah, nah kertasnya yang masih basah itu karena sengaja di basahi. biasanya disapu pakai kuas basah. Kertas yang basah itu kemudian disapuin pigmen warna dari cat air. Begitulah contohnya..
Dry Surface : kalau ini kertasnya kering, dan dikuaskan pigmen warna dari cat air yang sudah di campur air sebelumnya.
Water on wet paint: teknik  ini juga menggunakan media kertas yang permukaannya basah.baru kemudian disapukan pigmen warna.
Wet Paint and tissue : beberapa bagian yang basah ditempelkan tissue supaya warnanya meresap ke tissue, supaya mendapatkan effect warna yang pudar menghilang seperti pada contoh.
Wet paint and Brush :  kalau yang ini melukisnya menggunakan cat yang masih basah, lalu di tumpuk lagi dengan warna lain yang juga masih basah. lalu di keringkan.
Masking fluid : masking fluid adalah teknik menutup. huruf Y yang ada pada contoh gambar diatas mula-mula ditutup dengan yang namanya fluid mask, biarkan mengering lalu kita timpa dengan pigmen warna. setelah itu baru fluid masknya dikelupas. nahh jadi deh.
Plastic wrap : Kalau yang ini ditutup oleh plastik setelah dikuaskan pigmen warna. ini menimbulkan efek- efek berkas plastik.
Dry brush : Dry Brush ini cat airnya tidak perlu dibasahi dengan air, langsung saja colek, dikuaskan, colek dikuaskan membentuk bunga. beresss,,,:)


Menyiapkan model yang akan dipakai untuk contoh menggambar. teknik menggambar seperti ini bisa disebut dengan teknik still life. Tapi yaa.. kalau workshop seperti ini kadang ada saja peserta yang ah mau nggambar yang lain, ah mau searching dari Instagram atau pinterest, yahhh gajadi still life deh.... hehehee..



Di Tirana House, Yogyakarta



Setelah melukis, bisa di aplikasikan teknik cutting untuk finishing karya. supaya lebih manis lebih apa ya,, atrractive mungkin.

 Ini dia karya teman-teman yang meramaikan Workhop Mimpinglukis Di Tirana House. Semoga dalam waktu dekat akan ada workshop lagi. mungkin wokshop sketsa, mungkin watercolor lagi atau media yang lain. yahh siapa tahu....hehee






0 komentar:

Posting Komentar

 

Flickr Photostream

Twitter Updates

Meet The Author